Sabtu, 29 November 2014

LEMBAR KEGIATAN SISWA 2


Lembar  Kerja  siswa
REAKSI EKSOTERM DAN REAKSI ENDOTERM 
  1. Tujuan  : Membandingkan  reaksi eksoterm dan reaksi endoterm .
2.      Dasar Teori :
Reaksi eksoterm adalah reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari system kelingkungan. Dalam hal ini system melepaskan kalor ke lingkungan .Pada reaksi eksoterm umumnya suhu sistem naik. Adanya kenaikan suhu inilah yang mengakibatkan sistem melepaskan kalor ke lingkungan. Nilai perubahan entalpi ΔH ˂ 0 (berharga negatif).
      Reaksi endoterm adalah reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem. Dalam reaksi ini, kalor diserap oleh sistem dari lingkungan. Pada reaksi endoterm umumnya ditunjukan oleh adanya penurunan suhu. Nilai perubahan entalpi ΔH ˃ 0 (berharga  positif).
  1. Alat  danBahan
Tabung reaksi / rak.                                   Ba(OH)2 . 8 H2O  padat  .
Pengaduk                                                   CaO padat
Aquadest                                                    NH4Cl  padat
Pita Magnesium                                          HCl  0,3 M.
Thermometer
  1. Cara Kerja 
  1. Masukkan  aquades ke dalam tabung reaksi sebanyak  5 ml. Pegang  tabung reaksi  dan ukur suhunya.
  2. Tambahkan  1 spatula   CaO  dan ukur  suhunya dengan memegang  tabung reaksi. Isi tabel pengamatan.
  3. Masukkan Ba(OH)2 sebanyak 2 spatula kedalam tabung reaksi, Ukur suhunya dengan termometer
  4. Tambahkan  NH4Cl   sebanyak 2 spatula, aduk  campuran  kemudian tutuplah dengan gabus. Pegang tabung  reaksi itu dan rasakan suhunya. Ukur suhunya dengan termometer Isi tabel  pengamatan
  5. Masukkan  5 ml  HCl 0,3  M kedalam tabung reaksi, rasakan suhunya dengan memegang  tabung reaksi. Ukur suhunya dengan termometer
  6. Tambahkan pita Mg  sepanjang  2 cm , kocok  campuran  dengan hari – hati . Rasakan suhunya  dengan  memegang  tabung reaksi, Ukur suhunya dengan termometer catat hasil pengamatan.
   5. Hasil  Pengamatan  
 
 No.
Kegiatan
Pengamatan
1.
2.
3.
Pencampuran  CaO + Aquades
Pencampuran  Ba(OH)2 +  NH4Cl
Pencampuran  Mg + HCl
……………………………………..
to =                ta =
to =                ta =
 
6.      Analisis  Data
1.      Bagaimanakah  jumlah  energi  zat – zat hasil reaksi ( produk)  dibandingkan dengan jumlah energy  zat  pereaksi ( reaktan ) pada reaksi  1, 2 dan 3  jika diukur pada tekanan yang sama.
2.      Gambarlah diagram tingkat  energy untuk ketiga reaksi diatas.
3.      Tariklah kesimpulan  pengertian reaksi eksoterm dan reaksi endoterm

LEMBAR KERJA SISWA


Lembar  Kerja  siswa
MENENTUKAN ∆H REAKSI

  1. Tujuan  :   Menentukan ∆H reaksi dengan kalorimeter
  2. DasarTeori:
 Penentuan kalor reaksi secara kalorimetris dilakukan dengan suatu alat yang disebut  kalorimeter. Pengertian dari penentuan kalor reaksi secara kalorimetris adalah kalor reaksi yang ditentukan (diukur) dari perubahan suhu larutan dan calorimeter dengan menggunakan prinsip perpindahan kalor.
Ada 2 metode dalam penentuan kalor reaksi secara kalorimeter,  yaitu kalorimetri pembakaran dan kalorimetri reaksi. Kalorimeter yang digunakan untuk eksperimen metode kalorimetri pembakaran menggunakan calorimeter tipe bom. Sedangkan,Kalorimeter yang digunakan untuk eksperimen metode kalorimetri reaksi menggunakan calorimeter tipe reaksi.

        3. Alat  danBahan
Botol plastik/ kalorimeter sederhana              larutan HCl 1 M  .
Gelas ukur 10 ml                                            larutan NaOH 1 M
Thermometer

       4. Cara Kerja 
1.      Masukkan  10 ml larutan HCl 1 M ke dalam kalorimeter, kemudian ukur temperaturnya.
2.      Siapkan 10 ml larutan NaOH 1 M dalam gelas kimia, kemudian ukur temperaturnya.
3.      Reaksikan kedua larutan tersebut dengan cara memasukkan larutan NaOH ke dalam kalorimeter yang berisi larutan HCl.  Ukur temperatur akhir dari reaksi tersebut
     5.   Hasil  Pengamatan
 
No.
Kegiatan
Pengamatan
1.
2.
3.
Pengukuran temperatur HCl
Pengukuran temperatur NaOH
Pengukuran temperatur HCl + NaOH
……oC = ……oK
……oC = ……oK
……oC = ……oK

 6.      Analisis  Data

1.      Jika massa jenis/rapatan larutan = 1 gram/cm3 = 1 gram/ml, maka massa larutan adalah
         m = …………

2.       Pada reaksi tersebut, perubahan temperatur yang terjadi adalah
       ∆t = ………

3.       Jika kalor jenis larutan dianggap sama dengan kalor jenis air, c = 4,2 J/gramoK, 
        maka besarnya  kalor yang diserap/dilepaskan pada reaksi diatas adalah
        Q = ……..

4.   Persamaan reaksi penetralan HCl dengan NaOH adalah.....

5.  Jumlah mol HCl dan NaOH yang terlibat dalam reaksi adalah …..
      n HCl = …….
       n NaOH = …….
6.   Perubahan entalpi reaksi penetralan HCl dengan NaOH  adalah
       ∆H = ……
7.   Persamaan termokimia secara lengkap …….